Mon-Sat: 8.00-10.30,Sun: 8.00-4.00
Farming Material Ascension Secara Efektif
Home » Uncategorized  »  Farming Material Ascension Secara Efektif
Farming Material Ascension Secara Efektif

Farming Material Ascension Secara Efektif - Halo Sobat Foroermua! Dalam sistem progresi karakter di Honkai: Star Rail, Ascension adalah fondasi kekuatan. Tanpa ascension yang memadai, level cap terkunci, trace tidak optimal, dan scaling karakter terasa setengah matang. Masalahnya, banyak pemain merasa farming material ascension itu lambat, menguras Trailblaze Power, dan terasa repetitif.

Padahal, yang sering salah bukan sistemnya — melainkan strateginya.

Jika kamu ingin progres lebih cepat tanpa membuang resource, pendekatanmu harus terstruktur, bukan impulsif.


1. Tentukan Prioritas Secara Rasional

Kesalahan paling umum adalah mencoba meng-upgrade terlalu banyak karakter sekaligus.

Kamu tidak butuh 8 karakter setengah jadi.
Kamu butuh 4 karakter yang benar-benar matang.

Urutan prioritas ideal:

  1. DPS utama (karena scaling terbesar ada di sini)
  2. Sustain (healer/shielder yang menjaga konsistensi tim)
  3. Support inti yang memperkuat DPS

Karakter niche atau eksperimen sebaiknya menunggu sampai satu tim benar-benar stabil.


2. Fokus pada Satu Target Sampai Selesai

Farming setengah-setengah memperlambat progres.

Jika kamu butuh 20 material boss, jangan berhenti di 8 lalu pindah ke karakter lain. Itu membuat progres terasa stagnan.

Pendekatan yang lebih efektif:

  • Hitung total kebutuhan ascension dari awal.
  • Selesaikan farming untuk satu karakter.
  • Baru pindah ke target berikutnya.

Strategi ini memberi rasa progres jelas dan menghindari fragmentasi resource.


3. Manajemen Trailblaze Power yang Disiplin

Trailblaze Power adalah mata uang waktu.

Kesalahan umum:

  • Menghabiskan stamina pada relic terlalu awal.
  • Farming material minor saat masih kekurangan ascension inti.
  • Tidak menggunakan stamina hingga penuh (overcap).

Untuk progres cepat:

  • Prioritaskan ascension sebelum relic perfection.
  • Gunakan stamina setiap hari secara konsisten.
  • Jangan biarkan Trailblaze Power penuh terlalu lama.

Relic bagus tidak berguna jika level karakter masih tertahan.


4. Gunakan Fuel Secara Strategis, Bukan Emosional

Fuel sering dipakai saat:

  • Frustrasi karena kekurangan material.
  • Ingin instan menaikkan karakter baru.

Pendekatan yang lebih efektif:

  • Simpan Fuel untuk event double drop.
  • Gunakan saat kamu hampir menyelesaikan satu ascension penuh.
  • Hindari penggunaan acak tanpa target jelas.

Fuel yang digunakan tanpa rencana hanya mempercepat kelelahan resource.


5. Jangan Abaikan Material Drop dari Dunia Terbuka

Beberapa material ascension berasal dari musuh biasa.

Kesalahan umum:

  • Mengabaikan farming overworld.
  • Tidak memanfaatkan respawn harian.

Luangkan waktu singkat untuk:

  • Clear area musuh tertentu.
  • Gunakan tracking material.
  • Kumpulkan secara rutin.

Ini mengurangi beban farming stamina di domain tertentu.


6. Perhitungkan Biaya Ascension Tinggi

Semakin tinggi tier ascension, semakin mahal material dan credit yang dibutuhkan.

Sebelum menaikkan karakter ke level maksimal, tanyakan:

  • Apakah karakter ini benar-benar masuk tim utama?
  • Apakah peningkatan scaling-nya signifikan?
  • Apakah resource kamu cukup untuk melanjutkan ke trace?

Naik ke level cap tanpa mampu upgrade trace sering menghasilkan output yang tidak optimal.


7. Sinkronkan Ascension dengan Trace Core

Ascension membuka level trace lebih tinggi.

Strategi efisien:

  • Naikkan ascension hingga membuka trace penting.
  • Tingkatkan trace utama dulu.
  • Hindari upgrade minor yang tidak berdampak langsung ke damage atau sustain.

Optimasi adalah soal dampak terbesar per resource yang dikeluarkan.


8. Farming Berdasarkan Kebutuhan Konten

Jika targetmu:

  • Memory of Chaos → prioritaskan tim utama.
  • Simulated Universe → sustain dan scaling jangka panjang penting.
  • Farming cepat → DPS burst lebih dulu.

Farming tanpa tujuan konten membuat progres terasa acak.

Tentukan dulu konten yang ingin kamu kuasai, baru sesuaikan prioritas ascension.


9. Hindari Terjebak Perfeksionisme Relic Terlalu Dini

Banyak pemain berhenti progres ascension demi mengejar relic sempurna.

Padahal:

  • Ascension memberi peningkatan stat pasti.
  • Relic bergantung RNG.

Farming ascension adalah investasi pasti.
Relic adalah investasi spekulatif.

Prioritaskan yang pasti dulu.


10. Gunakan Perencanaan Mingguan

Buat rencana sederhana:

Hari 1–3: Fokus material boss
Hari 4–5: Farming material elite
Hari 6–7: Credit dan EXP jika perlu

Dengan pembagian seperti ini, progres terasa lebih terarah dan tidak membosankan.


11. Jangan Tertipu Hype Karakter Baru

Setiap banner baru menggoda untuk langsung menaikkan karakter.

Namun tanyakan:

  • Apakah dia langsung menggantikan unit lama?
  • Apakah kamu punya resource cukup untuk full ascension?
  • Apakah dia benar-benar meningkatkan performa tim?

Farming efektif bukan hanya soal teknik, tetapi disiplin menahan impuls.


12. Evaluasi Output, Bukan Hanya Level

Ascension seharusnya meningkatkan:

  • Survivability
  • Damage consistency
  • Break efficiency

Jika setelah ascension karakter tidak terasa berbeda, mungkin masalahnya ada di build atau komposisi tim.

Jangan menganggap ascension sebagai solusi universal.


Kesimpulan

Farming material ascension secara efektif bukan tentang bermain lebih lama, tetapi tentang bermain lebih terarah. Dengan memprioritaskan satu karakter inti, mengelola Trailblaze Power secara disiplin, memanfaatkan event, dan menghindari pemborosan resource, progres bisa jauh lebih cepat dan stabil.

Ascension adalah investasi pasti dalam kekuatan tim. Jika dilakukan dengan strategi yang jelas dan fokus, kamu tidak hanya mempercepat progres — kamu juga membangun fondasi roster yang solid untuk menghadapi konten endgame tanpa tekanan berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *